August 23rd, 2009


Silat, bukan digunakan untuk menyakiti orang lain, silat digunakan untuk kebaikan . Jadi jangan berlatih silat jika tujuanmu untuk menyakiti orang lain .

Well, Merantau . Sebuah film dengan judul yang singkat ,hanya satu kata, Merantau yang berarti pergi meninggalkan rumajh untuk menjadi laki-laki yang lebih baik. Adanya film ini sebetulnya sudah kuketahui sekitar sebulan atau dua bulan lalu, dimana sempat dibahas di koran jawa pos, sebuah film aksi yang menawarkan gerakan-gerakan silat yang menawan dan tak lama kemudian muncullah trailer dari film ini, dan aku sempet lihat di kaskus. Waw kerenn !! sungguh mengesankan, baru kali ini lihat film aksi asal Indonesia yang bener-bener AKSI !! lompat gedung, HAJARRR !! mantab dah, dan katanya sih, pemain utamanya yang aku lupa siapa namanya merupakan seorang pendekar, atau karateka yang telah mencapai DAN 7, level tertinggi dari karate, dan Indonesi hanya memiliki 2 pendekar .~ hwoo


Well, kembali ke filmnya. Film ini dimulai di sebuah perkebunan yang aku tak tahu nama buahnya apa .hho . malah penonton lain ada yang bilang aple, apek kok orange warnanya :hammer: , yaudah lah, pokoknya dikeubun didaerah minang, minang itu di sulawesi ya ? aku ga tahu :peace: . Di daerah ini ada sebuah tradisi yang dinamakan dengan merantau, yakni seorang pemuda jika sudah cukup umur diharuskan untuk pergi dari rumahnya, mencari jalan hidupnya, dan alam yang akan membimbing nya untuk menjadi orang yang lebih baik. Dan hiduplah seorang pemuda di daerah tersebut yang namanya “Yudha” . yudha ini hidup bersama dengan seorang ibunya dan kakaknya yang telah pulang dari merantau, dan sekrang gilirannya untuk merantau . yudha sejak kecil telah belajar silat harimau, yang membuatnya menjadi seorang ahli bela diri, dan itulah bekalnya untuk merantau. Walaupun emaknya setengaj tidak rela, uwais akhirnya tetap pergi merantau, dan tujuannya adalah ibukota : JAKARTA !!

Dalam perjalanan menaiki bus ke Jakarta, ia bertemu dengan seseorang yang telah merantau ke Jakarta, dan ia pun diberitahu bahwa hidup tidaklah semuah yang ia bayangkan, dan ia juga berkata bahwa untuk hidup di Jakarta itu tidak mudah, dan harus melakukan apapu untuk bertahan hidup. Dan yudha berkata bahwa ia juga tidak berharap hidupnya akan berjalan mudah, dan ia pun percaya bahwa ia mampu mencapai apa yang diinginkannya di Jakarya, menjadi seorang guru silat .

Sesampainya di Jakartam yudha pun berpisah dengan orang yang ditemuinya dibus tadi, dan ia menuju ke tempat yang alamatnya ia bawa dari kampung, namun apakah daya, temoat itu sudah dihancurkan dan akan dibuat sebuah bangunan baru, yudha pun akhirnya bermalam di tempat tersebut, didalam sebuah bahan bangunan yang aku lupa namanya ( pokoknya yang bulet panjang yang kayak di lapangannya nobita di doraemon, tahu kan ? yang biasanya dibuat duduk, pasti tahu deh :peace: )

Keesokan harinya yudha sarapan disebuah warung, dan ketika ia makan itulah dompetny dicuri oleh seorang anak kecil dan ia pun mengejar anak kecil tersebut dan berhasil menangkap anak kecil tersbut, dan pada saat itu pula lah, kakak dari anak kecil tersebut yang bekerja disebuah cafe dihajar oleh bosnya dan tips yang diperolahnya diambil oleh bosnya, dan yudha yang melihat hal itupun tidak tinggal diam dan mengambil kembali uang itu untukdikembalikan ke kakak anak kecil tadi, walau ia disemprot oleh kakak anak kecil itu, karena tindakannya yang sok pahlawan membuatnya harus dipecat dari pekerjaannya. Dan yudha pun kembali bermalam di tempat yang ditinggalinya semalam .

Keesokan harinya yudha bangun sedikit terlambat, karena para pekerja bangunan sudah berdatangan , dan yudha pun kembali mencari makanan, dalam perjalanan mencari makan itulah ia bertemu kembali dengan anak kecil yang kemarin mencuri uangnya, namun anak kecil itu datang bukan untuk mencuri lagi, namun untuk meminta agar yudha mau mengajarinya silat, dan yudha pun mengajarinya sedikit teknik dengan syarat ia mau langsung mempraktekkan teknik tersebut, dan anak kecil itupun setuju.

Setelah di ajari sedikit teknik , anak kecil itupun lalu mempraktekkannya sesuai dengan apa yang dikatakan yudha, ia mencuri dompet orang yang betemu yudha saat perjalanan ke Jakarta, dan ia ketahuan, karena sudah bersiap anak kecil itupun mengeluarkan”jurus” yang telah di ajari oleh yudh tadi, namun jurus itu tidak mempan :hammer: , lalu anak itu kecewa dan lari setelah yudha tidak menganggapnya sebagai murid, setelah itu, orang yang bertemu yudha di bus itu mengajak yudha ke suatu tempat untuk mencari pekerjaan, karena yudha sendirimasih belum mendapatkan pekerjaan.

Dan mereka sampai di sebuah bangunan yang belum jadi, dan pembangunannya dihentikan . Dan akhirnya tahulah yudha bahwa tempat itu adalah tempat adu fisik atau berkelahi, dimana seseorang disuruh bertarung dan yang menang akan mendapatkan uang, dan orang yang bertemu yudha di bus tadi berhasil mengalahkan lawannya dengan sekali serang, dengan mematahkan semua sendir lwannya yang membuat lawnanya jatuh tersungkur dan tak berdaya. Setalah mengetahui apa yang dilakukan oleh orang tersebut, yudha enggan mengikuti orang tersebut, dan ia meminta maaf karena ia yakin bahwa silatnya bukan digunakan untuk melukai orang lain.

Di lain tempat, bos cafe tempat kakak anak kecil bekerja tadi menyuguhkan 4 orang gadis kepada 2 orang asing, mungkin untuk dijual, namun orang asing itu sediikit marah karena sesuai dengan perjanjian, sang bos harus menyerahkan 5 orang gadis, dan sang bos pun berjanji untuk menyediakan gadis ke 5 pada malam harinya, dan dia pun mencari kakak anak kecil yang tadi dipecatnya itu. Dan menjemputnya ke rumah sang kakak .

Kembali ke yudaha, setelah menolak ajakan orang tadi, yudha kemudian pergi ke telepon umum untuk mengabari keluarganya yang ada di minang, namun yudha sedikit berbohong kepada ibunya dengan mengatakan bahwa ia baik-baik saja dan telah mengajar silat di Jakarta, padahal ia sendiri masih menganggur. Disaat yudha sedang menelepon, tiba-tiba ia melihat kakak anak kecil yang mencuri dompetnya tadi sedang di keluarkan dengan paksa dari sebuah bagasi mobil, yudha yang melihat hal itupun tidak bisa berbuat diam., yudha lalu mendatangi bos cafe tersebut dan berkelahi dengan 4 bodyguard yang dibawa oleh bos cafe tersebut, namun yudha seakan tak berdaya menghadapi 4 orang tersebut, ia jatuh tersungkur ke tanah, kalah. Dan ditinggalkan begitu saja oleh bos cafe tersebut yang masuk ke cafe begitu saja, tentunya dengan membawa kakak anak kecil itu .

Namun yudha belum menyerah, setelah jatuh tersungkur ia kembali bangun, dan memasuki cafe. Dengan semangat yang membara ia berkelahi dengan para bodyguard yang menjaga cafe, semoat terjadi perkelahian, dan aksi yang ditawarkan sungguh menarik, bagaimana musuh dibanting mengenai meja yang terbuat dari kaca, bagaimana cara yudha menendang, sungguh kelihatan nyata. TOP BGT !! . Setelah membuat bodyguard –bodyguard itu jatuh tersungkur kemudian yudha memasuki ruang dimana bos cafe tersebut berada , untuk memberikan sang kakak adik kecil itu kepada 2 orang asing sesuai dengan janjinya . Namun saat yudha memasuki ruangan tersebut ia diserang oleh seorang bodyguad dengan menggunakan botol miras, dan pecahan kacanya mengenai wajah dari salah satu orang asing tersebut, namun yudha tak berfikir panjang dan langsung membawa kakak adik kecil itu kabur dari cafe.

Di lain sisi, orang asing tersebut marah kepada sang bos cafe, karena yudha datang untuk membawa sang kakak adik tersebut, dan sang bos cafe lah yang membawa sang kakak kesitu, sehingga orang asing tersebut meminta agar sang bos kembali membawa sang kakak atau ia akan dibunuh oleh orang asing tersebut. Dan sang bos cafe pun menyanggupinya .

Setalah lari dari cafe, yudha dan kakak anak kecil itu pun menyadari bahwa anak buah si bos akan selalu mengejar mereka, dan tiba-tiba sang kakak teringat akan adiknya yang biasanya masih mengkal di perempatan untuk mengemis, ia tahu, ADIKNYA DALAM BAHAYA. Lantas yudha dan sang kakak pun pergi ke tempat mangkal sang adik, dan benar ! tepat saat sang kakak datang, sang adik dibawa oleh salah seorang anak buah sang bos cafe, yudha mengejarnya dan berhasil menagkapnya di sebuah jembatan penyeberangan, dan terjadilah perkelahian disitu, karena sang penculik membawa 2 rekannya, sehingga 1 lawan 3, namun yudha dengan jurus silatnya berhasil menaklukkan lawan-lawannya dengan mudah :D . hhe. Dan yudha serta kakak beradik itu pun tidur di tempat yudha tidur biasanya, karena mereka tahu bahwa rumah mereka tidak aman untuk ditinggali saat ini.

Dan malam itu sang kakak bercerita kepada yudha, bahwa mereka ditinggalkan oleh kedua orang tua mereka, yang tidak mampu membiayai hidup mereka berdua, orang tua mereka meningalkan mereka dengan membawa kakak laki-laki serta 2 adik perempuan sang kakak.

Esok paginya mereka kembali ke rumah kakak beradik tersebu untuk mengambil uang yang disimpan kakak adik kecil itu di bawah karpet, dan yudha pun masuk dengan mengendap-endap, dan berhasil mendapatkan uang tersebut, namun ketika ia mau keluar, anak buah si bos telah menantinya dipintu, sehingga perkelahian pun tak terelakkan , yudha berhasil mengalahkan mereka dan keluardari rumah, namun ternyata diluar masih ada anak buah si bos yang lain, disisi lain adiik kakak yang tadi bersembunyi ketahuan setelah salah seorang warga mengadukan keberadaan mereka ke anak buah si bos :fuck: . dan kakak beradik itu pun lari, dan mereka menemukan tempat persembunyian, namun hanya cukup untuk satu orang,dan kakak menyuruh adiknya untuk tinggal disitu, tak lama berselang sang kakak berhasil ditangkap oleh anak bauh si bos dan dibawa.

Sementara yudha harus bertarung hingga ke atas bangunan, dan disinilah aksi seru itu terjadi, lompat dari satu bangunan ke bangunan yang lain, hho, kayak jackie chan aja :p ., dan yang lebih seru lagi saat salah satu musuhnya mau melompat dan masihdi udara, oleh yudha ditusuk dengan kayu panjang dan langsung jatuh tersungkur, woo!! Keren dah :matabelo: . Kemudian yudha bertarung bersenjatakan kotak uang yang dibungkus oleh sarung, hho. Dan seperti biasa, menang :D . kemudian yudha pergi ke tempat persembunyian sang adik, dan mengetahui bahwa kakak adik itu dibawa oleh anak buah si bos, lalu ia pun pergi ke cafe si bos.

Setelah sampai di cafe si bos, dengan mudah ia berhasil mengalahkan anak buah si bos, dan ia bertanya kepada si bos dimanakah kakak sang adik sambil mencekiknya,dan dijawabnya, di kamarnomor 1426 apartemen seberang.

Yudha pun bergegas kesana, dan parkiran ia sudah berhadapan dengan anak buah si bos, namun dengan sekali sikat ia bisa mengalahkan mereka semua . Kemudian ia naik ke lantai 14, namun di lantai 5 seseorang masuk ke lift, yang tak lain adalah orang yang bertemu dengannya di bus dalam perjalanan ke jakarta, seseorang yang juga mempunyai ilmu silat, sama seperti dirinya . Sebelumnya, orang itu meminta maaf, namun ia harus melakukannya, dan kedua orang itu bertarung dalam lift, pertarungan sengit, karena keduanya sama-sama ahli silat , namun pertarungan akhirnya dimenangkan oleh yudha, dan saat mereka sampai ke lantai 15, anak buah orang asing sudah menanti dengan membawa pistol, dan musuh yudha yang mengetahui hal itu langsung mendrong yudha ke samping lift dan membiarkan dirinya ditembaki oleh anak buah orang asing hingga akhirnya ia meninggal dunia. Dan yudha tidak tinggal diam, setelah peluru anak buah orang asing itu habis, yudha keluar dan menghabisi kedua orang tersebut, dan yudha segera menuju kamar 1426, namun ia tidak menemukan kakak adik kecil itu, dan ia pun kembali menuju lantai bawah , disana ia menemukan bahwa orang asing itu hendak kabur dengan menggunakan mobil, dan ia pun meloncat ke bagian belakang mobil terakhir dari rombongan tersebut .

Dan ternyata mereka menuju ke pelabuhan, disana mereka memasukkan kakak sang adik ke sebuah kontainer yang ternyata banyak wanita lain didalamnya, tampaknya mereka akan diselundupkan ke luar negeri. Yudha yang mengetahui hal itu tidak tinggal diam, lalu ia muncul, dan mula-mula menghadapi anak buah buah orang asing yang jumlahnya sangat banyak, namun dengan silatnya ia berhasil mengalahkan mereka semua . Dan kini saatnya ia melawan 2 orang asing tersebut, pertarungan berlangsung sengit, karena 2 orang asing tersebut juga ahli bela diri, dan salah seorang dari orang asing itu mati setelah tertusuk linggis yang dibwanya, sehingga saat ini 1 lawan 1 , dengan mudah yudha berhasil mengalahkan lawannya itu, dan kemudian ia membuka kontainer dan membebaskan semua wanita dalam kontainer tersebut. CELAKA, saat ia menunggu kakak sang adik untuk keluar dari kontainer, ia diserang oleh orang asing yang ternyata belum mati dengan linggis, dan walaupun orang asing itu mati setelah dihajar oleh yudha, linggis itu tepat bersarang di perut yudha, sehingga yudha pun tidak dapat ditolong dan mati. Sebelum mati, yudha berpesan kepada kakak adik kecil itu, agar membawa kalung yang diberi oleh ibunya sebelum ia merantau, kalung yang sebelumnya dimiliki oleh ayahnya, dan ia juga meminta sang kakak untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi, karena inilah hal terbaik yang dapat dilakukannya .

Setelah itu, sang kakak pergi menemui adiknya yang maish bersembunyi, dan mengajak sang adik pergi, sebelum pergi sang adik mengambil tas yudha yang ditinggalkannya sebelum ia pergi kecafe si bos, dan ia pun memakainya .

Well, setelah itu mereka pergi ke minang, dan menjadi bagian dari keluarga yudha . ?

Jika dilihat secara keseluruhan film ini menyajikan cerita yang jarang dingkat ke layar lebar, tentang sebuah perantauan,dan ceritanya cukup menarik walaupun terasa sangat singkat . Untuk masalah aksinya, film ini sudah tidak diragukan lagi, film aksi terbaik Indonesia yang pernah kutonton :thumbsup: , tentunya tanya jurus –jurus kahayalan serta monster-monster 3D yang ga jelas :hammer: :peace: , tandangan-tendangannya, pecahan kacanya, cara bertarunghnya, seperti beneran , mantab dah ?. Yah, namun juga gak da film yang sempurna, sempet bangga juga sih lihat film Indonesia yang ada sub tittlenya inggris, namun ada beberapa kata yang penerjemahannya kurang sesuai dengan apa yang diucapkan oleh sang pelaku, hho, tapi mungkin itu ada maksud tersendiri dan saya tidak tahu :peace: , pokoknya RECOMMEDNDE FILM lah, ? .selamat menonton :beer:

6 Responses to “Review Film : MERANTAU”

  1. WewW says:

    Nama pemain utamanya Iko Uwais, bukan karateka melainkan Pesilat dari perguruan 3 berantai.

    Btw, hebat nih seluruh ceritanya bisa apal gitu. Hihi..

    Jangan lupa baca review dari blog gw juga yo! Hoho..

  2. zeav says:

    wow, apalagi itu pesilat dari pergruan 3 berantai ? dimana itu perguruannya ? , hho. iya nih, suka banged filmnya, jadi apal banged , hhe.

    sipsip . :ngacir:

  3. WewW says:

    Di jakarta.. Pan Iko anak betawi.. Heuhue..

  4. zeav says:

    oooh, kayak tradisional gitu yah ? . bela diri adat betawi ? :D

  5. Yup benar.. 3 Berantai konon didirikan oleh Pangeran Jayakarta. Berasal dari gabungan tiga aliran silat.

  6. zeav says:

    oooh, gitu yah, pokoknya top dah silatnya :)